Join me, Abdul Hadi, and I'll personally help you build a second income with top rated SFI—now in its 19th year! Click here to join my team and get started FREE today!

Showing posts with label Economy. Show all posts
Showing posts with label Economy. Show all posts

Tuesday, March 14, 2017

Inilah 6 Negara dengan Upah Buruh Tertinggi dan Terendah di Dunia

Siapa yang tak ingin mendapatkan upah tinggi saat bekerja. Namun, dengan krisis ekonomi global seperti saat ini membuat orang terkadang menerima saja dibayar dengan upah murah asalkan bisa tetap bekerja.

Di Indonesia contohnya. Para buruh saat ini terus berteriak karena menilai pemberian upah mereka masih tergolong murah bila dibandingkan negara lainnya.

Aksi mogok dan demo pun digelar untuk menuntut kenaikan upah yang besar, namun mereka tetap tak mendapatkan keinginannya tersebut.

Upah juga jadi penentu kondisi perekonomian satu negara. Dari sini bisa menjadi tolak ukur kemampuan daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi keseluruhan.

Tak heran, penetapan upah bervariasi di tiap negara setiap tahunnya. Namun, dengan melihat variasi tersebut bisa terlihat mana negara yang sudah termasuk mapan maupun tidak.

Laman the Richest, Sabtu (30/11/2013) menemukan informasi negara dengan upah minimum tertinggi di dunia memiliki tarif upah per jam 563 kali lebih tinggi dari yang terendah.

Tingkat upah minimum diatur sesuai dengan undang-undang satu negara, bervariasi antar negara. Undang-undang menentukan kualifikasi dan pengalaman dapat membuat perbedaan upah.

Di beberapa negara disebutkan, pekerja terampil berhak atas upah minimum 20%-25 % lebih tinggi dari upah pekerja tidak terampil.

Namun di beberapa negara lain tercatat sama sekali tidak memiliki tingkat upah minimum seperti Jerman, Italia dan Singapura. Sementara di negara seperti Kongo, Pakistan dan Kenya hanya memiliki persyaratan upah minimum parsial.

Amerika Serikat memiliki upah minimum sesuai hukum federal sebesar US$ 7,25, yang menempatkan di antara harga rata-rata internasional, tapi itu masih dua kali lebih rendah dari negara dengan tertinggi hak upah minimum di dunia.
Mari tengok daftar 6 negara yang memiliki upah minimum tertinggi dan terendah di dunia.
Berikut 3 negara dengan upah tertinggi:

1. Australia Upah minimum US$ 16,88 per jam setara Rp 185.680

Dengan produk domestik bruto lebih dari US$ 1,52 triliun pada 2012, Australia mungkin mampu untuk memiliki tingkat upah minimum tertinggi di dunia.

Di negara ini, pekerja berumur lebih dari 18 tahun dibayar dengan upah minimum US$ 16,88 per jam. Ini tidak mengherankan bahwa Australia adalah tempat yang sangat populer untuk imigran sejak 1996. Angka ini secara mengejutkan 563 kali lebih tinggi dari upah minimum terendah, seperti Sierra Leone.

Tentu saja, biaya hidup Australia juga jauh lebih tinggi dari negara lain. Untuk menyewa satu kamar apartemen di pusat kota Sydney misalnya, penduduk setempat harus membayar lebih dari US$ 2.000 per bulan.

Anda bisa membayar hingga US$ 10 ribu per meter persegi untuk satu kamar apartemen di pusat kota Sydney. Contoh lain, sebotol air dihargai US$ 2,30 dan sekarton susu US$ 1.30.

2. Prancis Upah minimum US$ 12,09 per jam setara Rp 132.990

Seorang pekerja tidak terampil di Perancis berumur di atas 18, akan mendapatkan setidaknya US$ 12,09 per jam. Untuk pekerjaan penuh waktu selama 40 jam per minggu, Anda akan memperoleh US$ 29.611 per tahun setidaknya. Nilai ini 403 kali lebih dari seorang pekerja di Sierra Leone.

Di Prancis, sebotol air seharga US$ 2,80, sekarton susu seharga US$ 1,35 dan makan di sebuah restoran seharga tidak lebih dari US$ 16.

Ibukota Prancis, Paris terkenal memiliki biaya hidup mahal, salah satunya untuk real estate. Biaya menyewa satu kamar tidur apartemen di pusat kota Paris mencapai lebih dari US$ 1.550.  

3. Selandia Baru
Upah minimum $ 11,18 per jam setara Rp 122.980

Selandia Baru tak cuma dikenal sebagai negara yang indah. Negara ini juga menawarkan salah satu pemberi upah minimum pekerja tertinggi di dunia.

Di sini, pekerja 18 dan atau lebih tua mendapatkan upah minimum US$ 11,18 per jam. Pekerja remaja mendapatkan gaji sedikit lebih rendah, sekitar US$ 8,95 per jam.

Bahkan pada tingkat yang lebih rendah saja, pekerja remaja di Selandia Baru dibayar 298 kali lebih dari seorang pekerja di Sierra  Leone. Adapun upah purna waktu minimum pekerja di Selandia Baru menghasilkan gaji rata-rata tahunan US$ 23.252.

Namun biaya hidup di Selandia Baru juga relatif mahal. Sekotak susu mencapai US$ 2, hampir dua kali lipat dari dua negara dengan upah terendah.

Sebotol air dijual seharga US$ 2.6 dan untuk menyewa satu kamar apartemen di pusat kota mencapai US$ 1.100 setiap bulan.

Membeli real estate merupakan kesepakatan yang baik meski harganya mencapai US$ 3.300 per meter persegi untuk apartemen di pusat kota.

Adapun 3 negara dengan upah terendah di dunia, yakni:

1. Sierra Leone
Upah minimum: US$ 0,03 per jam setara Rp 330

Di Sierra Leone, seorang pekerja harus mengumpulkan upah 5 hari untuk membeli satu Big Mac. Pada 2013, standar minimum upah pekerja negara ini sebesar US$ 0,03 per jam.

Seorang pekerja penuh waktu di Sierra Leone dibayar kurang dari US$ 6 per bulan atau total kurang dari US$ 60 per tahun.

Tentu saja, biaya hidup di negara ini juga sangat rendah. Sebotol air bersih dalam kemasan 10 liter hanya seharga kurang dari US$ 1 dan sepotong roti US$ 0,20.

Upah minimum memang kecil, tetapi Anda dapat membeli rumah cukup mewah dengan mengeluarkan US$ 150.000 di sini.

2. India 
Upah minimum: US$ 0,28 per jam setara Rp 3.080

Seorang pekerja di India berhak mendapatkan upah minimum US$ 0,28 per jam. Hal ini membuat para pekerja India mendapatkan upah US$ 2 dan US$ 3 per hari dan kurang dari US$ 700 per tahun.

Biaya hidup rendah juga rendah. Sebotol air di India dijual seharga US$ 0,25, sekarton susu US$ 0,50 dan selusin telur US$ 1. Sewa apartemen sekitar US$ 160 per bulan.

Namun Biaya real estate relatif tinggi dengan rata-rata harga US$ 1.000 per meter persegi untuk sebuah apartemen di pusat kota.

3. Afghanistan
Upah minimum: US$ 0,57 per jam setara Rp 6.270

Afghanistan memiliki tingkat upah minimum terendah ketiga di dunia saat ini. Sesuai standar pemerintah pemerintah, pekerja berhak mendapatkan upah minimum US$ 0,57 per jam. Totalnya pekerja penuh waktu mendapatkan gaji minimal US$ 1.178 per tahun.

Demikian pula di Afghanistan, biaya hidup relatif rendah dibandingkan dengan Amerika Serikat dan sebagian besar bagian dari Eropa, tapi masih tidak sebanding dengan upah minimum.

Untuk sekarton susu di Afghanistan seharga US$ 0,80 dan sebotol air US$ 0,74 . Anda dapat makan di sebuah restoran yang murah seharga US$ 4 dan secangkir kopi tidak lebih dari US$ 2.

Anda harus mampu untuk menyewa satu kamar tidur apartemen di pusat kota kurang dari US$ 250 per bulan, dan membeli meter persegi real estate di pusat kota seharga US$ 1000. (Nrm)


Sumber berita : Liputan6.com 

Inilah 9 Negara dengan Gaji Paling Tinggi di Dunia

Jakarta - Apakah Anda pernah bertanya negara manakah yang membayar pekerjanya dengan gaji paling tinggi?  Apakah Anda pernah mencari pekerjaan di negara lain yang bisa membayar Anda dengan jumlah uang besar dan membuat Anda menjadi kaya raya sesuai apa yang Anda inginkan?

Pekerjaan dengan gaji paling tinggi nyatanya dapat mengubah kehidupan seseorang. Dengan gaji yang besar semua kebutuhan akan terpenuhi, kesejahteraan hidup akan mudah di dapat, serta menabung untuk masa depan bisa dilakukan. Namun untuk mendapatkan penghasilan yang tinggi tidak semua orang bisa mendapatkannya.

Terlebih di Indonesia bagi seorang buruh yang bekerja di sebuah pabrik, gaji yang besar mungkin hanya ada di angan-angan saja. Gaji buruh selalu disesuaikan dengan UMR, tergantung dari buruh tersebut bekerja. Terkadang gaji yang diterima setiap bulannya pun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Tak heran bila banyak buruh yang berdemo guna meminta kenaikan upah kepada pemerintah.

Namun beda halnya dengan negara-negara berikut ini. Gaji buruh di negara-negara ini sangatlah besar sekali. Mungkin bisa jadi negara-negara ini menjadi tempat impian untuk bekerja. Karena itu, gaji yang diberikan di negara-negara ini berkali-kali lipat dari gaji di Indonesia.

Seperti yang dilansir dari laman TheRichest.com, Selasa (12/10/2015), berikut adalah negara dengan gaji buruh tertinggi di dunia:

9. Belanda
Walau luas negaranya sangat kecil Belanda memiliki salah satu pelabuhan pantai tersibuk dan terbesar di seluruh Eropa. Itu juga yang menjadi salah satu alasan utama mengapa gaji rata-rata untuk orang Belanda berada di sekitar US$ 29.000 per tahun atau sekitar Rp 386 juta per tahun atau Rp 32 juta per bulan.

Namun, karena Belanda adalah negara sosialis demokratis, maka warganya harus menyerahkan hampir 38 persen dari pendapatan mereka untuk untuk hal-hal seperti peningkatan kesehatan dan pendidikan. Keuntungan lain menjadi warga Belanda adalah waktu kerja rata-rata dalam seminggu berada di bawah 35 jam. Ya, tidak terlalu buruk bukan?

8. Norwegia
Norwegia merupakan salah satu negara terkaya dalam hal sumber daya alamnya seperti minyak, pembangkit listrik tenaga air, perikanan, dan pertambangan. Seperti Belanda, Norwegia memberlakukan pemotongan pendapatan untuk peningkatan kesehatan yang lebih tinggi.

Rata-rata pendapatan pekerja di Norwegia adalah US$ 31.101 atau Rp 414 juta per tahun, atau sekitar Rp 34,5 juta per bulan dengan potongan sekitar 30 persen. Tapi apa yang mereka berikan sebagai potongan pajak tadi, membuat mereka mendapatkan banyak waktu luang. Norwegia memberlakukan waktu wajib kerja dalam seminggu hanya 30 jam.

7. Korea Selatan (Korsel)
Korsel adalah negara yang paling cepat berkembang tidak hanya di Asia, tetapi di seluruh dunia. Korea Selatan adalah negara eksportir keenam dan importir kesepuluh terbesar di dunia dan sangat tergantung pada perdagangan luar negeri untuk mendukung perekonomiannya yang kuat.

Negara itu juga adalah salah satu eksportir terbesar energi. Ya Korsel menghasilkan energi nuklir begitu banyak yang dijual ke negara-negara tetangga. Gaji rata-rata pekerja di Korea Selatan adalah US$ 35.406 per tahun atau sekitar Rp 471 juta setahun atau Rp 39,2 per bulan dengan pajak pribadi sekitar 12 persen. Tapi waktu rata-rata kerja di Korea Selatan dalam seminggu adalah sekitar 45 jam.

6. Kanada
Kanada adalah negara yang kaya. Negara Kanada memiliki cadangan minyak terbesar kedua di dunia setelah Arab Saudi (yang membuat Anda bertanya-tanya mengapa Amerika mengimpor begitu banyak minyak dari Arab Saudi?). Selain itu juga memiliki sumber daya tambang berupa seng, uranium, emas, nikel, aluminium, serta kekayaan pertanian yang luas.

Pendapatan tahunan rata-rata pekerja di negara tersebut sekitar US$ 42.000 atau sekitar Rp 560 juta per tahun atau setara Rp 46 juta per bulan dengan pajak sekitar 23 persen. Tapi, tentu saja, pajak itu digunakan untuk membayar biaya perawatan kesehatan universal dan pendidikan publik. Kanada memiliki rata-rata waktu kerja dalam seminggu selama 32 jam.

5. Inggris
Inggris, Skotlandia, dan Irlandia merupakan negara dengan ekonomi terkuat di seluruh Eropa. Inggris sendiri tidak dapat dikatakan sebagai negara dengan perekonomian terkuat di Kerajaan Inggris Raya, mengingat 75 persen dari angkatan kerja negara tersebut yang hampir seluruhnya berbasis dan benar-benar tergantung pada pariwisata.

Skotlandia yang kaya akan minyak dan mineral, dan Irlandia, yang menghasilkan sebagian besar bahan makanan untuk Britania Raya. (Tak perlu dikatakan, jika Skotlandia dan Irlandia memutuskan untuk menjadi bangsa mandiri, Inggris akan menjadi negara yang kacau.)

Pendapatan tahunan bagi pekerja di Inggris Raya adalah sekitar US $ 45.000 atau Rp 599 juta per tahun atau sekitar Rp 49 juta per bulan dengan tarif pajak sekitar 25 persen. Tapi warga Inggris Raya nampaknya tidak bisa menikmati gaji mereka yang besar, mengingat mereka menghabiskan rata-rata 42 jam kerja dalam seminggu.

4. Australia
Australia memiliki salah satu perekonomian paling kuat di dunia dan merupakan eksportir besar bahan makanan serta minyak dan mineral, dan mereka mengimpor sangat sedikit barang.

Pendapatan rata-rata pekerja di Australia adalah US$ 44.983 per tahun, atau sekitar Rp 599 juta atau sekitar Rp 49 juta sebulan dengan tarif pajak dari sekitar 23 persen, tentu saja digunakan untuk memastikan warganya sehat dan berpendidikan. Oh, dan warga Australia menikmati wajib 35 jam kerja dalam seminggu.

3. Swiss
Sektor manufaktur Swiss adalah yang paling penting dan kuat di seluruh Eropa. Manufaktur Swiss menghasilkan produk kesehatan dan farmasi, bahan kimia spesialis, instrumen pengukuran presisi dan alat musik. Pendapatan pekerja rata-rata tahunan Swiss sekitar US $ 50.000 per tahun, atau sekitar Rp 665, 5 juta rupiah atau Rp 55,4 juta sebulan dengan pajak 30 persen.

2. Irlandia
Meski Irlandia masih dikenal sebagai pusat pertanian dari Inggris, perekonomian negara itu sebenarnya berasal dari teknologi. Beberapa perusahaan besar yang mendesain video game berasal dari Irlandia, serta beberapa ratus kecil perusahaan teknologi.

Upah tahunan rata-rata pekerja di Irlandia berada di sekitar US $ 51.000 atau sekitar Rp 679 juta setahun atau Rp 56,5 juta per bulan lebih rendah dari Luksemburg. Tetapi pajak tahunan Irlandia hanya di 18,9 persen yang terendah di seluruh Eropa.

1. Luksemburg
Jika Bank Of America, Citibank, dan Chase adalah sebuah negara, itu pasti adalah Luksemburg. Luksemburg lebih atau kurang dapat dikatakan sebagai pusat keuangan Eropa. Setelah menjadi penyedia utama baja di Eropa, pasar ekspor yang luas sekarang menjadikan negara itu sebagai tpemasok bahan kimia, karet, dan mesin industri. Pendapatan rata-rata di Luxemburg sekitar $ 53.000 atau Rp 705 juta per tahun, sekitar Rp 58,7 juta. Pajak yang dikenakan 28 persen yang menyediakan semua warganya dengan semua hal yang telah disebutkan sebelumnya. (Vna/Ahm)

Sumber berita : Liputan6.com

Wednesday, March 8, 2017

Jaguar advert rebuked for encouraging dangerous driving practices

Jaguar XF
Jaguar has been rebuked for an "irresponsible" newspaper advert by the UK's Advertising Standards Authority (ASA).

The advertorial in the Guardian encouraged unsafe driving practices, according to the watchdog.


The text, co-written with Guardian staff, highlighted the XE model's interior and highlighted how its features allowed executives to work on the move.

It bore the headline, "Drive time is no longer downtime," and said: "For busy executives, the car is increasingly becoming an extension of the work place.


"What was once a cocoon of time in limbo is being transformed into productive reclaimed time."
Features including Wi-Fi, Bluetooth connectivity and a dashboard calendar were all listed as examples of how it was possible to "turn journey time into productivity".


The ASA carried out an assessment of the advertisement after receiving two complaints.

The ASA's assessment said: "We accepted that driving whilst using a hands-free mobile phone kit was not, of itself, illegal. However, we noted that the Highway Code stated that using hands-free equipment was likely to distract drivers' attention from the road and advised that they used a voicemail facility and stopped to make or take calls.

"The Highway Code also advised that there was a danger of driver distraction being caused by in-vehicle systems such as satellite navigation systems, congestion warning systems, PCs and multi-media."

It added: "Whilst we understood that the work related activities and communicating with family could be carried out in the car via hands-free technology, we considered that they were likely to distract a driver's attention from the road and therefore preventing them from having full control of the vehicle.
Jaguar interior

"Therefore, we concluded that the advertorial was irresponsible because it was likely to encourage unsafe driving practices."

The ASA ruled that the advert must not appear again in its current form.

Jaguar Land Rover was told that its future advertising must not encourage drivers to carry out tasks that were likely to distract their attention from the road, making them incapable of having full control of the vehicle.

Tuesday, March 7, 2017

New Nokia 3310: Price, release date and everything we know

The relaunch of the classic Nokia 3310 dominated the news out of the annual Mobile World Congress last week. The nostalgic phone, first released in 2000, has been revamped with more than ten times the battery life, a camera and a colour screen.

For those eager to ditch modern technology and return to the innocent days of text messages, credit, polyphonic ring tones and Snake, here's everything we know about the 3310's upcoming release. 

How much will it cost and when will it be released?

HMD Global, the Finnish startup behind the new Nokia phones, is yet to announce an official release date for the 3310. But it is expected to be available this summer.

The phone will come with the low price tag of €49 (£42). The original version first went on sale for £129 and is currently selling as a collectible on eBay for up to £999.
Nokia 3310 - Credit: Nokia
What features will it have? 
The new generation of the 3310 is thinner than its predecessor and has a 2.4-inch colour screen. It also comes in four colours: glossy red, glossy yellow, matte dark blue, and matte grey. 

It has maintained some of the best features of the original 3310 with improvements including a 30 day battery life on standby and 22 hours of talk-time in one charge. The latest 3310 has a new edition of Snake and 16GB internal storage.

It also has several additional features including a headphone jack, SD card slot, two-megapixel camera, FM radio, and 2.5G internet connection. All these features are packed into a smaller handset that weighs just 79.6g, compared with the original's 133g.

The phone doesn't have Wi-Fi or GPS connectivity and it can't install apps such as Facebook, WhatsApp or Instagram.  

How does it compare to the original Nokia 3310?

Worried about the economy? 

Availability

While the 3310 won't be available for some months, potential buyers can register their interest in the device at Carphone Warehouse. As of yet, Carphone Warehouse is the only store to open registration, indicating that it could be the only place that will stock the new phone. 

Play classic Snake

  • Use the arrow keys to direct the snake around the screen and eat the dots. 
  • The more dots the snake eats, the longer it grows and the higher your score.
  • Avoid causing the snake to eat itself, and use the arrow keys to start the game again. 

Sunday, February 12, 2017

Russia-Afghanistan Cooperation Strengthen Economic Affairs and Defense

Wednesday, February 8, 2017ARRAHMAHNEWS.COM, MOSCOW - Russia's foreign minister has underlined Moscow's determination to improve the security and economic cooperation with "their old partners", Afghanistan.Speaking to reporters after Tuesday's meeting with his Afghan counterpart, Salahuddin Rabbani, in Moscow, Sergei Lavrov said that Russia would support the Kabul to stabilize the situation in the country.

    
"Afghanistan is a long and close partner of Russia. Today, we reaffirm our desire to develop further cooperation in the military field, socio-economic and humanitarian, "Lavrov said Tasnim News reported.Russia's foreign minister expressed hope that the establishment of more cooperative partnership with the new administration of US President Donald Trump on regional security, including in Afghanistan, and the campaign against Takfiri terrorist groups Daesh.

    
Rabbani, in turn, stressed that Afghanistan will cooperate with Russia to tackle common security problems."We agreed that the interests of Afghanistan and Russia in ensuring regional stability are interrelated," he added. (ARN)

Russian agent hired alleged Yahoo hacker, Canadian Karim Baratov

The Hamilton man accused of being a co-conspirator in the Yahoo data breach had already been advertising that he was a hacker for hire ...